Samator Resmikan Filling Station Digital di Batam, Perkuat Pasokan Gas Industri untuk Dukung Investasi

Selain mengedepankan teknologi, perusahaan juga memastikan seluruh proses operasional memenuhi standar keselamatan kerja. Setiap tabung gas diwajibkan menjalani hydrostatic test setiap lima tahun guna memastikan tidak terjadi kebocoran, disertai penerapan standar keselamatan kerja melalui penggunaan alat pelindung diri sesuai ketentuan industri.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyambut baik investasi yang dilakukan Samator. Menurutnya, ketersediaan pasokan gas industri yang berkelanjutan merupakan salah satu kebutuhan utama yang selalu disampaikan para investor kepada BP Batam.

“Ketersediaan distribusi gas secara berkesinambungan menjadi salah satu faktor penting bagi investor, baik untuk pengembangan kawasan industri baru maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang sedang dibangun di Batam,” katanya.

Bacaan Lainnya

Fary menambahkan, penguatan infrastruktur distribusi gas akan semakin mendukung upaya pemerintah menjadikan Batam sebagai pusat investasi dan salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, kepastian pasokan energi dan gas industri menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Batam.

Dengan beroperasinya fasilitas filling station digital tersebut, Samator diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi gas industri sekaligus mendukung kebutuhan sektor manufaktur yang terus berkembang, sehingga memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan industri dan investasi unggulan di Indonesia.

SUMBER: DETIK

Pos terkait