“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi yang terjadi di Timur Tengah dan senantiasa berkoordinasi secara aktif dengan pihak maskapai serta entitas terkait. Penerbangan rute internasional lainnya yang beroperasi melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim tetap beroperasi secara normal,” ujar Annang.
Ia menambahkan, prioritas utama manajemen adalah memastikan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara, terutama para jamaah yang sedang melaksanakan ibadah umrah.
Sebagai pintu gerbang penerbangan internasional di wilayah Kepulauan Riau, operasional penerbangan umrah dari Batam menuju Jeddah saat ini dilayani oleh Lion Air menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330.
Penerbangan tersebut memiliki frekuensi dua kali dalam sepekan, dengan jadwal kedatangan di Batam setiap hari Rabu dan keberangkatan menuju Jeddah pada hari Sabtu.
Manajemen PT Bandara Internasional Batam juga memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat dan para pengguna jasa apabila terdapat penyesuaian operasional di kemudian hari.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan penerbangan sekaligus memastikan kelancaran layanan transportasi udara internasional yang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Batam dan wilayah sekitarnya.(Iman)
foto: Istimewa
