Revitalisasi 4,7 Km Koridor Nagoya: BP Batam Siapkan Destinasi Baru Berkelas Kota Modern

“Jika kawasan ini tertata, ekonomi akan tumbuh sendiri. Toko-toko akan berinovasi, pedagang mempercantik usaha mereka, dan masyarakat kembali menjadikan Nagoya sebagai destinasi utama,” tambahnya.

Pengembangan Nagoya Heritage tidak dibuat dengan pola pembiayaan tunggal. Mouris menyebut bahwa proyek ini dirancang sebagai proyek gotong royong lintas sektor.

“Semua pihak punya peran. BP Batam hadir dengan pembinaan dan penataan infrastruktur. Pemko mendukung kebijakan kawasan. Asosiasi PKL menyediakan data dan tertib lokasi. Pengusaha ikut melakukan perapian. Dan BRI kita ajak untuk memperkuat sisi UMKM,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat, BP Batam saat ini menjajaki kerja sama dengan Bank BRI sebagai bank yang dikenal kuat dalam pembinaan UMKM.

“Teman-teman BRI merespons sangat positif. Mereka bahkan ikut survei hari ini. Kita ingin BRI menjadi mitra yang membantu mempercantik kawasan sekaligus memberdayakan UMKM,” jelas Mouris.

Selain BRI, BP Batam juga menggandeng asosiasi PKL sebagai mitra data dan koordinator UMKM. PKL disebut memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini.

Sebelum memasuki pekerjaan fisik skala besar, BP Batam akan menjalankan strategi crowd gather untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Menjelang Imlek dan Idulfitri, kita dorong pelaku usaha untuk menggelar kegiatan, event, dan promosi agar arus pengunjung meningkat. Ketika crowd-nya hidup, kawasan ini akan tumbuh lebih organik,” ujar Mouris.

Langkah ini mencakup festival kuliner, event budaya dan Promo UMKM.

Setelah kondisi ekonomi dan kunjungan masyarakat membaik, proses penataan fisik akan berjalan bertahap tanpa mengganggu aktivitas usaha.

Survei yang dilakukan BP Batam mengidentifikasi sejumlah permasalahan dasar yang menjadi fokus pembenahan awal, di antaranya, pedestrian rusak dan tidak merata, drainase kurang optimal, Minim zebra cross di titik penyeberangan, jalur pedestrian yang diokupasi kendaraan hingga lampu jalan dan sistem keamanan yang perlu perbaikan.

Temuan ini akan dituangkan dalam rencana aksi terkoordinasi bersama seluruh stakeholder. “Survei ini untuk melihat masalah nyata secara detail. Kita turun bersama agar semua punya pemahaman yang sama. Lalu kita bergerak bersama untuk mewujudkan Nagoya Heritage,” tegas Mouris.

Pos terkait