Di tingkat pemerintah daerah, penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam yang dinilai aktif mendukung kebijakan pengembangan investasi dan pembangunan ekonomi daerah.
Tak hanya itu, berbagai instansi vertikal pemerintah juga menerima apresiasi, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Imigrasi, Badan Pertanahan Nasional, hingga Badan Pusat Statistik yang berperan dalam mendukung sistem layanan, data, serta pengawasan aktivitas ekonomi di Batam.
Dari sisi dunia usaha dan asosiasi, penghargaan diberikan kepada Kamar Dagang dan Industri Indonesia Batam, Asosiasi Pengusaha Indonesia Batam, Real Estat Indonesia Batam, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Batam yang selama ini berperan aktif mendorong pertumbuhan sektor usaha dan pariwisata.
Selain penghargaan kepada lembaga eksternal, BP Batam juga memberikan apresiasi kepada Pegawai BP Batam Berdedikasi serta Duta Investasi Batam yang dianggap berkontribusi dalam memperkuat promosi dan pelayanan investasi di kawasan tersebut.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih sekaligus pengakuan atas sinergi yang telah terbangun antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga vertikal, hingga dunia usaha dalam menjaga iklim investasi di Batam tetap kondusif.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri, perdagangan, dan investasi strategis di wilayah barat Indonesia.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh mitra strategis yang selama ini bersama BP Batam membangun ekosistem investasi yang sehat, aman, dan kompetitif,” ujar Amsakar.
Melalui kegiatan ini, BP Batam berharap sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Batam semakin menarik bagi investor domestik maupun internasional.
Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, Batam diharapkan mampu terus meningkatkan realisasi investasi, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau. (***)
