Langkah ini menjadi penting mengingat konser musik berskala besar dengan durasi setengah hari berpotensi menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah, berdasarkan estimasi rata-rata timbulan sampah per orang.
Dari penyelenggaraan Ultraverse Festival di tiga kota dengan total penonton sekitar 25.000 orang, XLSMART bersama para mitra berhasil menciptakan dampak keberlanjutan yang signifikan. Tercatat, 1.754 kilogram sampah berhasil dialihkan dari TPA, serta berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 6.600 kilogram CO₂e.
Pengurangan emisi tersebut setara dengan sekitar 700.000 kali pengisian daya smartphone, atau perjalanan mobil berbahan bakar bensin sejauh 33.000–40.000 kilometer.
Kolaborasi dengan para mitra dalam pengelolaan sampah ini sejalan dengan komitmen ESG XLSMART untuk meminimalkan dampak lingkungan, mendukung ekonomi sirkular, serta mendorong praktik industri yang lebih berkelanjutan di Indonesia ujar Merza.
Manager marketing communication & partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo mengatakan,“ Kami mengapresiasi komitmen XLSMART dalam menghadirkan XL Ultraverse Festival sebagai event provider telekomunikasi pertama yang menyelenggarakan konser musik serentak di tiga kota dengan penerapan responsible waste management. Melalui kolaborasi ini, sampah acara dikelola secara bertanggung jawab agar tidak berakhir di TPA, serta berkontribusi pada pengurangan lebih dari 6,6 ton emisi CO₂, setara dengan menumbuhkan lebih dari 300 pohon selama satu tahun.”
