Adapun penerbangan yang terdampak tersebut berasal dari sejumlah maskapai. Rinciannya yakni Super Air Jet enam penerbangan, Citilink delapan penerbangan, Batik Air tiga penerbangan, dan Garuda Indonesia dua penerbangan.
Meski penerbangan rute Jakarta terganggu, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Batam secara umum masih berjalan. Sebanyak 38 penerbangan dengan sekitar 5.485 penumpang masih direncanakan beroperasi.
Sejumlah rute yang masih berjalan antara lain Kuala Lumpur, Kualanamu, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, serta sejumlah rute lainnya.
Kompensasi Penumpang Mengikuti Aturan Maskapai
Terkait kompensasi bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, Annang mengatakan ketentuannya mengikuti kebijakan dan regulasi yang berlaku pada masing-masing maskapai.
“Untuk kompensasi kembali lagi, tetap sesuai dengan aturan yang berlaku di masing-masing maskapai. Ketentuannya mengikuti dari maskapai masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Bandara Internasional Batam berkoordinasi dengan masing-masing maskapai terkait pelayanan dan penanganan penumpang terdampak.
