IDNNEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat dipastikan berjalan sesuai standar pemerintah pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura dalam dialog di RRI menegaskan bahwa, seluruh program strategis nasional tersebut harus dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Program nasional yang menjadi perhatian Bapak Presiden harus kita jaga dan kawal,” kata Nyanyang, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis terlaksana sesuai standar yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaannya, Pemprov Kepri menggandeng berbagai unsur melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Kejaksaan, serta pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Kepulauan Riau.
“Ini luar biasa, kita kawal bagaimana program ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Selain MBG, Pemprov Kepri juga terus mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Nyanyang menjelaskan, sejumlah koperasi telah beroperasi di Batam dan Bintan, sementara daerah lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Di sektor kelautan dan perikanan, beberapa Kampung Nelayan Merah Putih juga telah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian dari pemerintah pusat.
“Di Kepri sudah ada 112 Kampung Nelayan Merah Putih yang memenuhi persyaratan, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Lingga,” ungkapnya.
Nyanyang optimistis keberadaan Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, serta Sekolah Rakyat akan saling terintegrasi dalam memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada Juli 2026 pemerintah telah meresmikan sekitar 1.061 Koperasi Merah Putih di berbagai daerah. Sementara itu, peresmian tahap berikutnya masih menunggu jadwal yang akan ditetapkan pemerintah pusat dan direncanakan dilakukan secara serentak.
“Peresmian tahap kedua akan menunggu jadwal dari pemerintah pusat dan nantinya dilaksanakan secara serentak oleh Bapak Presiden,” tutup Nyanyang.(iman)
