“Kami berkomitmen memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan operasional logistik di pelabuhan-pelabuhan seluruh Indonesia, termasuk di Batam dan perairan Nipah,” tuturnya.
Dukungan armada dan sumber daya manusia tersebut menjadi modal penting bagi PJM untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing di industri jasa maritim.
Kepastian Hukum Aktivitas Maritim Jadi Perhatian
Di sisi lain, pengembangan bisnis maritim di Batam juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kepastian regulasi dan hukum dalam aktivitas pelayaran.
Persoalan tersebut mengemuka dalam sesi diskusi bersama insan pers. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam, Muhammad Khafi Anshary, menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam aktivitas pelayaran dan bisnis maritim, mengingat posisi Batam yang berdekatan dengan kawasan Out Port Limit (OPL).
Kejelasan regulasi, kewenangan, dan kepastian hukum dinilai penting untuk memberikan perlindungan bagi pelaku usaha, sekaligus menjamin keselamatan pelayaran dan kelancaran kegiatan operasional kapal.
Isu tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah meningkatnya potensi bisnis maritim Batam yang berada pada jalur strategis pelayaran internasional.
Selain membahas perkembangan bisnis dan operasional, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara manajemen PJM dan media untuk memperkuat keterbukaan informasi mengenai industri kepelabuhanan.
