Panbil Group Gandeng BP Batam dan PLN Batam, KEK Tanjung Sauh Dibangun sebagai Hub Energi dan Industri Masa Depan

Johannes menilai daya saing kawasan industri masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh insentif investasi, tetapi juga oleh kecepatan pelayanan perizinan, kualitas infrastruktur, serta kepastian pasokan energi.

Karena itu, kolaborasi dengan BP Batam dalam percepatan pelayanan investasi maupun kerja sama strategis bersama PLN Batam menjadi elemen penting untuk meningkatkan daya saing Batam di tingkat internasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BP Batam yang dinilai terus membangun iklim investasi yang semakin kompetitif melalui penyederhanaan proses perizinan dan dukungan terhadap proyek-proyek strategis.

Bacaan Lainnya

“Sinergi pemerintah dan dunia usaha merupakan faktor utama menciptakan iklim investasi yang sehat. Investasi yang kami lakukan tidak hanya bertujuan membangun kawasan industri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan nasional,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo menilai kerja sama dengan PT Panbil Utilitas Sentosa merupakan langkah awal dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam yang selama ini menjadi salah satu faktor utama penentu masuknya investasi baru.

Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak akan melakukan penjajakan dan kajian komprehensif mengenai potensi pemanfaatan pasokan listrik dari pembangkit yang akan dikembangkan di KEK Tanjung Sauh.

Menurutnya, penguatan sistem kelistrikan tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas listrik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjamin keberlangsungan industri, dunia usaha, dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

“Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis, komersial, ekonomi, regulasi, hingga penyusunan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik setelah seluruh aspek disepakati bersama,” jelasnya.

Pos terkait