OPINI : Peta Kekuatan Peserta Piala Dunia 2026 Setelah Match Pertama

Oleh : Buralimar, Pengamat dan penghobby sepakbola Batam

Match 1 pertandingan Piala Dunia 2026, digelar dari tanggal 12 sampai 18 Juni selesai dilakoni 48 negara peserta yang  terbagi atas 12 grup, dengan menyelesaikan 24 pertandingan.

Malam ini 18 Juni sampai besok pagi 19 Juni ,  akan digelar kembali match 2, beberapa pertandingan yakni Ceko vs Afrika Selatan (Grup A), Swiss vs Bosnia Herzegovina ( grup B ), Kanada vs Qatar(grup B) dan Meksiko vs Korsel (grup A) dan hari hari selanjutnya pertandingan partai match 2 lainnya.

Bacaan Lainnya

Mencermati laga match 1, ada beberapa kejutan yakni tertahannya atau hasil seri yang diperoleh negara favorit juara seperti Brazil yang ditahan Maroko 1-1c Belanda yang ditahan Jepang 2-2, Belgia ditahan Mesir 1-1, Spanyol ditahan Tanjung Verde 0-0, dan Portugas ditahan Kongo 1-1.

Sedangkan negara favorit juara lainnya seperti Jerman menang 7– 1 atas Curacao, Perancis menang 3-1 atas Senegal, Argentina menang 3-0 atas Aljazair dan Inggris menang atas Kroasia 4-2.

Hasil pertandingan match 1 belum kelihatan negara yang akan lolos ke babak 32 besar karena masing masing masih punya kesempatan sama untuk memenangi pertandingan, untuk lolos sebagai juara grup, runner up grup, dari semua grup yang jumlahnya 24 negara, dan peringkat 3 terbaik sebanyak 8 team.

Dari negara yang menang di match1 ada 13 negara yakni  mewakili zona Eropa mendominasi yakni sebanyak 7 negara yakni Skotlandia, Jerman, Swedia, Perancis, Norwegia, Austria, dan Inggris. Mewakili Zona Asia ada 2 negara yakni Korea Selatan menang atas Ceko 2-1 dan Australia menang Turki 2-0.

Selanjutnya ada Meksiko tuan rumah mewakili  zona concacaf menang atas Afrika Selatan 2-0, tuan rumah Amerika Serikat menang atas Paraguay 4-1, mewakili zona Afrika Pantai Gading unggul atas Ekuador 1-0, dan mewakili zona Amerika Selatan yakni Argentina menang 3-0 atas Aljazair.

Dengan hasil match 1, tentunya masing masing negara dapat melihat lebih jelas lagi kekuatan masing-masing negara dan pola serta strategi masing masing pelatih dan tentunya membuat pertandingan di match 2 lebih menarik untuk ditonton.

Pos terkait