Acara Hakordia tahun ini diikuti lebih dari 4.000 peserta dari industri jasa keuangan, pemerintah daerah, akademisi, hingga regulator terkait—menunjukkan komitmen kolektif terhadap pemberantasan korupsi di ekosistem ekonomi nasional.
Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menambahkan bahwa tata kelola yang kuat merupakan benteng utama mencegah fraud, tidak hanya di internal OJK, tetapi juga di seluruh industri jasa keuangan.
“OJK memastikan setiap celah potensi korupsi tertutup dengan budaya integritas yang terus diperkuat dan standar pengawasan yang jelas,” ujar Sophia.
OJK sendiri mengimplementasikan SNI ISO 37001:2016 sebagai standar sistem manajemen anti-penyuapan. Di sisi eksternal, berbagai kebijakan POJK juga telah dirilis untuk memastikan industri finansial tetap sehat dan menjaga kepercayaan publik.
Dalam rangkaian acara, OJK mengumumkan pemenang Integrity Fest 2025, bentuk apresiasi atas implementasi nyata budaya integritas di lingkungan OJK. Selain itu, diumumkan pula pegawai yang meraih:
1. 39 sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API)
2. 51 sertifikasi Penyuluh Anti-Korupsi (PAKSI) bersama KPK sebagai mitra strategis.
