Menurut Sinar, capaian ini menjadi sinyal positif bahwa edukasi dan perluasan akses layanan keuangan syariah mulai membuahkan hasil.
Sebagai pusat industri dan gerbang internasional di Kepulauan Riau, Batam dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi lokomotif ekonomi syariah di wilayah tersebut. Aktivitas perdagangan, jasa, hingga sektor UMKM menjadi peluang besar bagi pengembangan pembiayaan dan produk keuangan berbasis syariah.
Oleh karena itu, Sinergi antara OJK dan lembaga jasa keuangan seperti BRK Syariah diarahkan untuk memastikan layanan keuangan syariah hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari konsumsi halal hingga akses permodalan usaha.
OJK juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen. Setiap peningkatan inklusi keuangan, kata Sinar, harus diiringi rasa aman bagi masyarakat dari praktik keuangan ilegal atau tidak bertanggung jawab.
“Kami ingin pertumbuhan ekonomi syariah di Kepri berjalan inklusif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
OJK berharap kegiatan Gerak Syariah di Dang Anom menjadi pemantik semangat seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung penguatan ekonomi syariah di Bumi Segantang Lada. (Iman Suryanto)
