Secara tahunan, ROA juga melemah. Pada Juli 2025, ROA perbankan masih tercatat sebesar 2,56%.
Meski ekspansi kredit berlangsung agresif, kualitas aset perbankan sejauh ini masih relatif terjaga.
Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross tercatat sebesar 2,10% pada Juli 2026, hanya naik tipis dari 2,09% pada Juni 2026.
Sementara itu, NPL net justru membaik menjadi 0,81% dari sebelumnya 0,82%.
Indikator Loan at Risk (LAR) juga menunjukkan perbaikan. Rasio LAR turun menjadi 8,39% pada Juli 2026 dari 8,47% pada bulan sebelumnya.
Dengan demikian, peningkatan laju pertumbuhan kredit hingga Juli belum diikuti oleh lonjakan risiko kredit yang signifikan.
Dari sisi permodalan, ketahanan industri perbankan nasional masih terjaga. Capital Adequacy Ratio (CAR) meningkat menjadi 23,84% pada Juli 2026, dari 23,70% pada Juni 2026.
Kondisi likuiditas perbankan juga masih memadai. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 102,45%, sedangkan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) berada di level 23,10%.
