Ia percaya, semangat Ramadhan dapat menjadi energi positif untuk memperkuat solidaritas sosial.
Di Kota Batam dan wilayah Kepulauan Riau secara umum, Ramadhan selalu diwarnai dengan tradisi khas, mulai dari kegiatan berbagi, buka puasa bersama, hingga meningkatnya aktivitas ibadah di masjid dan surau.
Menurut Rudi, tradisi ini harus terus dijaga sebagai bagian dari identitas masyarakat yang religius dan harmonis.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peduli kepada sesama, memperbanyak amal, dan menjaga persatuan. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan membangun masyarakat yang lebih baik,” katanya.
Ia juga berharap Ramadhan tahun ini membawa kedamaian, keberkahan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau. Dalam pesannya, Rudi mengajak semua pihak untuk menjaga suasana kondusif, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang penuh ketenangan.
Bagi banyak masyarakat, sosok Muhammad Rudi bukan hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga figur yang dekat dengan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Salam Ramadhan yang ia sampaikan menjadi simbol harapan dan semangat baru bagi masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah tersebut.
Ramadhan 1447 Hijriah pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan optimisme menuju masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau.(Iman Suryanto)
