“Di sepanjang area kegiatan, masyarakat bisa mengunjungi stand dari 12 kecamatan yang menampilkan produk UKM binaan. Ini menandakan ekonomi kreatif di Batam sudah berjalan dengan baik. Tinggal bagaimana kita semua mendukung agar pelaku UMKM bisa naik kelas dan lebih berdaya saing,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran masyarakat tidak hanya memberi semangat bagi para peserta lomba, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan transaksi produk UMKM.
Dengan perpaduan kegiatan religi dan pameran ekonomi kreatif, MTQH XXXIV Batam diharapkan menjadi ajang yang memperkuat kebersamaan, meningkatkan spiritualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Iman Suryanto)
