MTQ Nasional XXXI di Semarang, Kepri Kirim 56 Kafilah dan Bidik Prestasi Terbaik

Menurut Nyanyang, para kafilah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Provinsi Kepri di panggung MTQ Nasional. Karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta tetap menjunjung tinggi akhlak, sportivitas, kerendahan hati dan semangat persaudaraan.

“Saudara-saudari semua tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Provinsi Kepulauan Riau. Tampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi akhlak, sportivitas, kerendahan hati dan semangat persaudaraan,” pesannya.

Nyanyang meyakini Kepri memiliki peluang besar untuk meraih hasil maksimal. Rekam jejak prestasi Kepri dalam berbagai ajang MTQ, baik di tingkat regional maupun nasional, menurutnya harus menjadi modal sekaligus motivasi bagi para kafilah.

Bacaan Lainnya

“Kita memiliki rekam jejak prestasi yang sangat luar biasa di ajang MTQ. Jadikan pengalaman dan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” katanya.

Namun demikian, Nyanyang mengingatkan bahwa keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari perolehan juara dan medali. Lebih dari itu, keberadaan Al-Quran harus semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kemenangan bukan hanya ketika kita memperoleh juara dan medali. Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ilmu Al-Quran semakin dekat dengan kehidupan kita dan ketika generasi muda semakin mencintai Al-Quran. Prestasi harus berjalan seiring dengan akhlak,” tegasnya.

Ia pun menitipkan harapan kepada seluruh kafilah agar mampu tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.

“Berangkatlah dengan keyakinan, tampil dengan kemampuan terbaik, dan jaga nama baik Kepulauan Riau. Semoga perjuangan seluruh kafilah di Semarang membuahkan hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kepri,” pungkas Nyanyang. (Iman)

Pos terkait