Dalam proses pemulihan tersebut, Telkomsel memanfaatkan beragam perangkat pendukung, di antaranya 5 Perangkat Combat (Compact Mobile BTS) untuk memperkuat cakupan jaringan di lokasi terdampak dan Huntara.
Kemudian, 316 Genset sebagai sumber listrik cadangan, mengingat pasokan catu daya di sejumlah wilayah masih belum sepenuhnya stabil.
Peningkatan kapasitas jaringan guna menjaga kualitas layanan seiring meningkatnya kebutuhan komunikasi masyarakat pascabencana.
Telkomsel juga terus melakukan percepatan pemulihan di lokasi-lokasi yang masih terdampak, dengan mengedepankan aspek keselamatan tim, mempertimbangkan kondisi akses di lapangan, serta menyesuaikan dengan ketersediaan pasokan listrik di masing-masing wilayah.
“Kami akan terus menjaga jaringan agar tetap stabil dan andal hingga seluruh layanan di Aceh pulih sepenuhnya. Komitmen kami adalah selalu hadir mendampingi masyarakat, terutama di saat-saat yang paling membutuhkan konektivitas,” tambah Nugroho.
Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, pemangku kepentingan terkait, serta masyarakat setempat untuk mendukung pemulihan jaringan dan memastikan layanan telekomunikasi dapat kembali beroperasi secara optimal di seluruh wilayah Provinsi Aceh.(**)
