Di tengah dinamika yang berlangsung di Rempang, harapan masyarakat terhadap pendidikan menunjukkan satu hal sederhana: masa depan anak-anak tetap menjadi perhatian utama.
Mereka ingin anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
Bagi Siti dan Tinah, sekolah bukan hanya tempat anak-anak mendapatkan pelajaran. Sekolah adalah ruang untuk menanam harapan.
Dan harapan itu kini menunggu untuk diwujudkan.
Sebab, ketika sebuah sekolah berdiri, yang dibangun bukan hanya dinding dan ruang kelas, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak untuk menuliskan cerita masa depan mereka sendiri. (*/Tka/bas)
