Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Rakernas III PJS mungkin telah usai. Namun, kenangan tentang Batam, keramahan masyarakat Melayu, dan pengalaman menjadi pengantin di Pulau Mas Kawin akan tetap tersimpan dalam ingatan.

Sebab, tidak setiap hari seorang Ketua Umum organisasi wartawan berkesempatan menjadi pengantin Melayu di sebuah pulau yang pernah menjadi mas kawin seorang sultan untuk permaisurinya.

Dan di Pulau Penyengat, di antara jejak sejarah Sultan Mahmud dan Engku Putri Raja Hamidah, Mahmud Marhaba dan Wina pulang membawa cerita tentang cinta yang dibalut budaya, serta persahabatan yang dirajut dalam suasana penuh kekeluargaan. (***)

Bacaan Lainnya

Pos terkait