Listrik Batam-Bintan Kembali Normal, PLN Batam Siapkan Pemenuhan Hak Kompensasi Pelanggan

PLN Batam juga menemukan perubahan arah CCTV pada Minggu (11/10) pukul 18.43 WIB sehingga kamera tidak lagi mengarah ke transformator yang kemudian mengalami gangguan.

Evaluasi turut melibatkan kepolisian, termasuk Polda Kepulauan Riau dan Bareskrim Polri. PLN Batam menyatakan pendalaman terhadap aspek di luar persoalan teknis diserahkan kepada pihak berwajib.

PLN Bantah Pemadaman Akibat Proyek Data Center

Bacaan Lainnya

Di tengah perhatian terhadap kebutuhan listrik untuk investasi dan industri di Batam, PLN Batam juga membantah informasi yang mengaitkan pemadaman meluas tersebut dengan proyek pusat data atau data center baru.

Menurut hasil penelusuran teknis yang disampaikan perusahaan, gangguan bermula dari instalasi kelistrikan di GI Sei Harapan.

Sementara itu, proyek-proyek data center yang dimaksud masih berada dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional, sehingga belum beroperasi secara komersial dengan kapasitas daya yang direncanakan.

Kepastian mengenai sumber gangguan menjadi penting bagi dunia usaha, mengingat keandalan pasokan listrik merupakan salah satu faktor pendukung aktivitas industri dan iklim investasi di Batam.

PLN Batam menyatakan akan terus mengevaluasi sistem proteksi, kesiapan pembangkit, serta keandalan jaringan transmisi dan distribusi.

“Kejadian ini menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bagi kami. PLN Batam berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dan dunia usaha,” tutup Kwin Fo.

Dengan pemulihan pasokan listrik dan evaluasi yang terus berjalan, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan mekanisme kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku serta langkah konkret PLN Batam dalam mencegah gangguan serupa terulang. (***)

Pos terkait