IDNNEWS.CO.ID, Batam – Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan serta paket sembako kepada anak-anak panti asuhan dan santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Amin Wal Mutun Al Ilmiyyah. Kegiatan tersebut berlangsung di PIH Hotel Batam Center, Minggu (8/3/2026) sore.
Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan dan para santri yang sedang menempuh pendidikan agama.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, M. Rizky yang merupakan Analis pada Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen.
Mewakili Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya yang berhalangan hadir, Rizky menyampaikan permohonan maaf karena pimpinan OJK sedang mengikuti kegiatan penutupan Kurma (Kepri Ramadan Fair) di Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Rizky menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Jurnalis Kepri yang telah berperan aktif tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dalam memberikan edukasi terkait literasi keuangan.
Menurutnya, peran jurnalis sangat penting dalam membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan.
“Selama ini kami banyak berkolaborasi dengan jurnalis. Teman-teman media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga konsumen semakin melek terhadap informasi jasa keuangan dan produk keuangan,” ujarnya.
Ia juga menilai komunikasi yang baik antara berbagai pihak, termasuk media, pemerintah, dan masyarakat, dapat membantu menjembatani berbagai perbedaan pandangan dalam menyikapi isu-isu global maupun nasional.
“Dengan komunikasi yang baik, berbagai perbedaan sudut pandang dapat dijembatani. Di sinilah peran media sangat penting dalam memberikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri, Ady Indra Pawennari, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya baru berdiri sekitar empat bulan lalu, namun telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial.
