“Di Kampung Nelayan Merah Putih kami mendapatkan kenyataan bahwa bangunannya cukup bagus, cukup kokoh, representatif, fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari perbaikan kapal, pabrik es, dan semua tempat lelang, termasuk tempat pertemuan dan perbaikan-perbaikan kapal ada,” ujarnya.
Menurut Muzani, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mengatasi sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi nelayan, terutama dalam menyimpan, mengelola hingga memasarkan hasil tangkapan.
“Sehingga harapannya ke depan nelayan kita akan lebih baik, lebih maju, lebih makmur. Mereka tidak lagi mengalami kesulitan tentang melelang hasil tangkapan, menyimpan hasil tangkapan, termasuk menjual hasil tangkapan,” katanya.
Ia juga berharap peningkatan fasilitas perikanan dapat berujung pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
“Dengan begitu maka harapannya, para nelayan akan meningkatkan pendapatan dengan baik,” tuturnya.
Wagub Nyanyang: Pembangunan Natuna Harus Diperkuat
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., yang turut mendampingi kunjungan kerja Ketua MPR RI ke Natuna, mengatakan kehadiran pimpinan lembaga negara di wilayah perbatasan menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kebutuhan masyarakat dan perkembangan pembangunan daerah.
Menurut Nyanyang, pembangunan Natuna membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi Natuna dan berbagai program strategis yang sedang berjalan. Kami berharap melalui kunjungan ini, aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Nyanyang.
