Ketahanan Energi Batam Diperkuat, PLN EPI Amankan Gas 111 MMSCFD dari Natuna

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyambut baik tercapainya FID Lapangan Mako. Ia mengatakan keputusan tersebut memberikan kepastian pasokan gas sesuai dengan Perjanjian Jual Beli Gas yang telah ditandatangani antara PLN EPI dan WNEL pada 11 Juli 2025.

Menurutnya, kebutuhan listrik di wilayah Batam dan Sumatra Bagian Tengah terus meningkat pesat, bahkan mencapai pertumbuhan sekitar 12 hingga 15 persen per tahun.

Sebagian besar pembangkit listrik di wilayah tersebut menggunakan gas sebagai sumber energi utama. Karena itu, PLN membutuhkan sumber pasokan baru, terutama setelah produksi gas dari daratan Sumatra mulai mengalami penurunan.

Bacaan Lainnya

“Pasokan gas dari Natuna menjadi sangat penting untuk menjaga ketahanan energi nasional, khususnya untuk mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi di Batam,” kata Rakhmad.

Untuk mendukung distribusi gas tersebut, PLN EPI juga tengah membangun jaringan pipa WNTS–Pemping yang akan mengalirkan gas dari wilayah Natuna menuju Batam.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menjelaskan bahwa pembangunan pipa tersebut telah dimulai melalui groundbreaking pada 10 Februari 2026 dan saat ini terus berjalan sesuai rencana.

Ia menargetkan infrastruktur pipa tersebut dapat mulai beroperasi pada Juli 2026.

Pos terkait