Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk mendorong perempuan masa kini agar terus berkembang dan berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.
Andi Nurhiyari mengungkapkan bahwa jaringan IWSS telah berkembang di berbagai wilayah Indonesia hingga sejumlah negara, termasuk Malaysia, Kanada, dan Amerika Serikat, khususnya California.
Jaringan tersebut menjadi modal sosial untuk mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Ia bahkan mengundang Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura beserta jajaran pengurus IWSS Kepri untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga besar IWSS di luar negeri.
Menurutnya, luasnya jaringan organisasi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan dan memperluas hubungan antarkomunitas masyarakat Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan yang sama, Andi Nurhiyari juga menyampaikan bahwa PP IWSS dijadwalkan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada November 2026 untuk membahas keberlanjutan kepemimpinan dan arah organisasi.
Ia menyebut sambutannya pada pelantikan IWSS Kepri tersebut sebagai salah satu momen penting menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya di tingkat pusat.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada Nenny Dwiyana Nyanyang beserta seluruh pengurus yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan IWSS Kepri periode 2026–2031 mampu menjaga kekompakan, memperkuat pembinaan anggota, dan menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan kepengurusan baru tersebut, IWSS Kepri diharapkan tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan, tetapi juga berkembang sebagai penggerak pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta penjaga keharmonisan masyarakat di Bumi Segantang Lada. (Iman)
