Inflasi Kepri April 2026 Terkendali di 3,06 Persen, Transportasi dan Jasa Dominasi Kenaikan Harga

Kelompok dengan kontribusi inflasi tertinggi berasal dari perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,79 persen; Transportasi: 0,57 persen; Penyediaan makanan & minuman/restoran: 0,46 persen; hingga Makanan, minuman & tembakau: 0,72 persen.

Kenaikan pada sektor transportasi umumnya dipicu oleh biaya mobilitas dan distribusi barang, yang berdampak berantai pada harga kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, lonjakan pada sektor jasa mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat.

Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran mengalami inflasi relatif rendah, seperti:
1. Kesehatan (0,06%)
2. Pendidikan (0,10%)
3. Rekreasi, olahraga & budaya (0,03%)

Bacaan Lainnya

Hal ini menunjukkan bahwa tekanan harga masih terkonsentrasi pada kebutuhan mobilitas dan layanan, bukan sektor sosial dasar.

Secara wilayah, inflasi tidak merata di kabupaten/kota. Kota Batam mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 3,26 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,77. Tingginya inflasi di kota industri ini tidak terlepas dari aktivitas perdagangan, jasa, dan mobilitas yang sangat dinamis.

Sementara itu, Tanjungpinang mencatat inflasi 3,25 persen, Karimun menjadi daerah dengan inflasi terendah, hanya 1,00 persen.

Perbedaan ini menunjukkan karakter ekonomi daerah yang beragam. Batam dan Tanjungpinang sebagai pusat aktivitas perdagangan dan pemerintahan mengalami tekanan harga lebih tinggi dibanding wilayah yang aktivitas ekonominya lebih terbatas.

Pos terkait