Dari sisi distribusi, pemerintah juga memberikan dukungan transportasi melalui bantuan bahan bakar minyak (BBM) untuk angkutan laut antarpulau.
Dukungan serupa diberikan untuk operasional Bus Trans Batam dan bus sekolah gratis, termasuk layanan bagi masyarakat di wilayah hinterland seperti Bulang, Galang, dan Belakang Padang.
Pasar Murah hingga Mobil GASING
Intervensi terhadap harga juga dilakukan melalui pasar murah bersubsidi dan Mobil Jaga Inflasi Keliling (GASING).
Sepanjang Agustus 2026, program GASING digelar di sejumlah wilayah Kecamatan Bengkong. Masyarakat diberikan akses untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Sementara dari sisi ketersediaan stok, kondisi pangan di Batam masih dinyatakan aman.
Data per 26 Agustus 2026 mencatat persediaan beras mencapai 3.393.503 kilogram, minyak goreng sebanyak 204.704 kilogram, dan gula sebanyak 134 kilogram.
Dalam laporan monitoring tersebut juga tidak ditemukan potensi kekurangan stok beras di Batam.
Delapan dari Sembilan Upaya Pengendalian Inflasi Sudah Berjalan
Hingga pekan keempat Agustus 2026, Pemko Batam telah melaksanakan delapan dari sembilan upaya pengendalian inflasi daerah.
Satu langkah yang belum terlaksana adalah realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi.
Sementara sejumlah program lainnya masih berjalan secara bertahap mengikuti jadwal dan tahapan administrasi masing-masing perangkat daerah.
Inspektorat Daerah Kota Batam merekomendasikan TPID agar tidak mengendurkan pengawasan. Data harga dan stok diminta terus diperbarui, sementara kondisi pasokan komoditas perlu dipastikan secara rutin.
Setiap kenaikan harga juga diminta untuk ditelusuri penyebabnya agar pemerintah dapat menyiapkan intervensi yang tepat.
Langkah tersebut dinilai semakin penting menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat.
Dengan berbagai kebijakan tersebut, Pemko Batam berupaya memastikan tekanan inflasi tidak menambah beban masyarakat.
Stabilnya harga kebutuhan pokok pada pekan keempat Agustus 2026 menjadi sinyal bahwa pengawasan pasokan dan intervensi harga terus dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat Batam.
SUMBER: BATAMNEWS
