IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Komitmen memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan sekaligus motor penggerak ekonomi daerah terus diperkuat di Provinsi Kepulauan Riau.
Hal tersebut ditandai melalui pelaksanaan Pelantikan sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Harmoni One Convention Hotel, Batam Center, Minggu (28/6/2026).
Dalam agenda tersebut dilakukan pelantikan pengurus dan anggota HKTI di tujuh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau, yakni Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, serta Kabupaten Kepulauan Anambas.
Momentum ini menjadi tonggak penting bagi penguatan organisasi petani di daerah dalam mendukung agenda nasional ketahanan pangan, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis sektor agrikultur.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional HKTI, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo, yang memberikan arahan strategis kepada seluruh pengurus baru.
Dalam sambutannya, Bachtiar Utomo menegaskan bahwa kepemimpinan dalam organisasi petani harus dijalankan dengan prinsip amanah, integritas, kejujuran, dan tanggung jawab penuh terhadap kepentingan petani.
“Seorang pemimpin harus memegang amanah, memiliki wawasan, bertindak jujur, serta mampu menjadi teladan. Setelah dilantik, seluruh pengurus HKTI harus segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kelompok tani dan gabungan kelompok tani,” tegasnya.
Menurut Bachtiar, kekuatan HKTI sesungguhnya berada di lapisan paling bawah, yakni petani yang menjadi tulang punggung produksi pangan nasional. Karena itu, pengurus daerah diminta aktif melakukan pendampingan langsung terhadap petani mulai dari pemilihan bibit, pola tanam, penggunaan pupuk, hingga strategi pemasaran hasil panen.
