Herman Rozi: Perpustakaan Keliling Jadi Strategi Batam Tingkatkan Minat Baca Pelajar Sejak Dini

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batam, Herman Rozi
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batam, Herman Rozi

Menurut Herman, media massa, komunitas, dunia pendidikan, hingga sektor swasta memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun budaya membaca. Tanpa kolaborasi tersebut, peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat akan sulit diwujudkan.

Ia juga menilai Batam yang dikenal sebagai kota industri sekaligus kota digital seharusnya mampu memiliki tingkat literasi yang lebih baik. Oleh karena itu, dukungan perusahaan dalam penyediaan sarana dan fasilitas literasi sangat diperlukan.

“Batam dekat dengan negara maju dan sudah lama dikenal sebagai kota digital. Tetapi pertanyaannya, di mana literasi digital kita? Karena itu perlu dukungan semua pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang bisa membantu penyediaan sarana dan fasilitas literasi,” katanya.

Bacaan Lainnya

Herman turut menyoroti perubahan pola konsumsi informasi di kalangan pelajar yang kini lebih banyak menghabiskan waktu menonton konten digital dibanding membaca buku.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dijawab dengan menghadirkan perpustakaan yang lebih menarik, nyaman, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kalau perpustakaan tidak menarik, jangankan anak-anak, orang dewasa pun enggan datang. Karena itu fasilitas harus diperbaiki, koleksi buku diperbarui, dan ruang perpustakaan dibuat lebih nyaman,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi bukanlah ancaman bagi dunia literasi. Kehadiran buku digital, e-book, dan berbagai platform digital justru dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.

Pos terkait