Dilantik Wamentan Sudaryono, HKTI Kepri Pasang Target Percepat Modernisasi Pertanian Kepulauan

Berdasarkan data yang disampaikan, luas kawasan pertanian di Kepri saat ini mencapai sekitar 221 ribu hektare yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Meski tergolong kecil dibandingkan provinsi lain, potensi ini dinilai masih sangat dapat dioptimalkan melalui intensifikasi dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Selain itu, indikator kesejahteraan petani juga menunjukkan tren positif. Nilai Tukar Petani (NTP) Kepri pada Mei 2026 tercatat sebesar 107,40 atau mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Angka ini mencerminkan bahwa pendapatan petani relatif lebih tinggi dibandingkan pengeluarannya.

Meski demikian, Nyanyang mengingatkan bahwa capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan. Upaya peningkatan kesejahteraan petani harus dilakukan secara berkelanjutan melalui efisiensi biaya produksi, peningkatan produktivitas, akses pembiayaan, serta perluasan pasar hasil pertanian.

Bacaan Lainnya

Dalam konteks ini, peran HKTI dinilai sangat strategis. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kepentingan petani, HKTI diharapkan mampu menjadi mitra aktif pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan pertanian.

Nyanyang menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, HKTI, dunia usaha, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam membangun ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan petani, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi sebagai faktor utama dalam meningkatkan daya saing pertanian Kepri.

“HKTI harus mampu menjadi jembatan antara petani dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga pasar, sehingga petani tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari hasil usahanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nyanyang menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan HKTI Kepri yang baru. Ia berharap organisasi ini mampu menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan petani.

Pos terkait