Deputi Investasi Fary : Investasi Batam Tembus Rp59,73 Triliun, Serap 40.943 Tenaga Kerja hingga Triwulan III 2026

Angka tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas investasi tidak hanya mendorong perputaran ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

Ke depan, BP Batam ingin memastikan investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja.

“Investasi harus kita arahkan agar menghasilkan lapangan kerja yang semakin berkualitas dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” kata Fary.

Bacaan Lainnya

Selain pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, BP Batam juga menyoroti sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

Tingkat kemiskinan Batam tercatat turun dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Artinya, terjadi penurunan sebesar 1,04 poin persentase dalam satu tahun.

Penurunan juga terjadi pada tingkat pengangguran terbuka (TPT). Dari 8,14 persen pada 2023, angka tersebut turun menjadi 7,68 persen pada 2024 dan kembali menurun menjadi 7,57 persen pada 2025.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam meningkat dari 83,32 menjadi 83,80 pada 2025 atau naik 0,48 poin.

Pos terkait