IDNNEWS.CO.ID, Padang — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar rapat koordinasi guna memperkuat sinergi dalam menjaga penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) agar tetap tepat sasaran.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumatera Barat, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus), jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Hiswana Migas, perwakilan mitra SPBU, LPG, agen industri, serta seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Sumatera Barat beserta jajaran atas keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan BBM dan LPG. Upaya tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga tata kelola distribusi energi agar tetap sesuai ketentuan.
Pertamina juga menyampaikan bahwa kondisi penyaluran BBM dan LPG di wilayah Sumatera Barat pasca penyesuaian harga terpantau relatif normal. Namun demikian, terdapat potensi peningkatan permintaan terhadap seluruh produk energi, sehingga diperlukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pasokan.
Berbagai upaya terus dilakukan Pertamina untuk menjaga ketersediaan energi dan memastikan penyaluran BBM dan LPG bersubsidi tetap tepat sasaran, termasuk melalui penguatan pengawasan di lapangan, peningkatan koordinasi dengan aparat, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga distribusi energi.
