Sebagai langkah antisipasi ke depan, manajemen BIB akan memperkuat koordinasi dengan PLN Batam untuk memperoleh prioritas pemulihan pasokan listrik atau priority feeder bagi fasilitas bandara.
Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memperoleh informasi dan peringatan dini apabila terdapat potensi gangguan atau pemadaman listrik berulang.
Selain aspek infrastruktur, BIB berencana memperkuat kesiapan personel operasional melalui simulasi penanganan kondisi darurat kelistrikan atau contingency plan. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesiapan petugas dalam menghadapi gangguan serupa, sehingga dampaknya terhadap pelayanan bandara dapat diminimalkan.
Manajemen PT Bandara Internasional Batam menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh gangguan listrik tersebut.
Gangguan ini menjadi pengingat pentingnya keandalan pasokan energi bagi infrastruktur transportasi udara, terutama bandara yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sistem kelistrikan untuk mendukung pelayanan penumpang, penanganan bagasi, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan. (Iman)
