BI Kepri Perkuat Ekonomi Digital Melalui Cernival 2026, QRIS Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

Dari sisi nilai transaksi, QRIS di Kepri mencatat nominal sebesar Rp11,55 triliun, meningkat 129,55 persen secara tahunan.

Sementara hingga Mei 2026, volume transaksi telah mencapai 57,60 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp6,74 triliun, atau tumbuh 101,38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah pengguna QRIS juga terus meningkat. Hingga akhir 2025 tercatat sebanyak 564.088 pengguna, sedangkan pada Mei 2026 meningkat menjadi 610.326 pengguna.

Bacaan Lainnya

Menurut Ardhienus, angka tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital nasional.

Lebih lanjut, ia menegaskan Harbour Bay dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Batam dari Singapura dan Malaysia.

Melalui lokasi strategis tersebut, BI juga ingin memperluas pemanfaatan QRIS Cross Border sehingga wisatawan asing dapat bertransaksi secara mudah menggunakan sistem pembayaran digital yang telah terintegrasi.

Pada tahun 2025, transaksi QRIS lintas negara di Kepulauan Riau yang dilakukan wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand mencapai 221.819 transaksi, atau sekitar 3,76 persen dari total transaksi QRIS Cross Border nasional.

Selain mendukung sektor pariwisata, implementasi QRIS juga terus diperluas dalam program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), termasuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan transparansi tata kelola keuangan daerah, memperluas inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital di Kepulauan Riau.

Pos terkait