BI Kepri Catat Lonjakan Penukaran Uang hingga Rp2,01 Miliar Selama Natal dan Tahun Baru

Sementara itu, total net outflow uang rupiah selama 2025 tercatat sebesar Rp8,259 triliun, mencerminkan permintaan uang layak edar yang stabil di masyarakat. Dalam waktu bersamaan, BI terus mendorong efisiensi transaksi melalui digitalisasi pembayaran, namun tetap memastikan distribusi uang tunai berjalan optimal.

“Melalui program SERUNAI, BI Kepri mengoperasikan layanan kas keliling di sejumlah lokasi strategis, termasuk pusat perbelanjaan dan kawasan permukiman, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan uang pecahan baru. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya BI menjaga kelancaran sistem pembayaran di akhir tahun yang identik dengan lonjakan transaksi,” tegasnya.

BI menegaskan bahwa meskipun penggunaan pembayaran digital seperti QRIS terus meningkat, kebutuhan uang tunai tetap tinggi pada momen-momen tertentu seperti Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, kesiapan distribusi uang kartal menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar. (Iman Suryanto)

Bacaan Lainnya

Pos terkait