Batik Arios Batam Angkat Motif Gonggong, Produk UMK Binaan Pertamina Tembus Pasar Nasional

“Dari seleksi sekitar 1.200, kemudian 800, 600 sampai 150, saya masuk 20 besar nasional,” ungkapnya.

Status tersebut membuka kesempatan bagi Arios untuk mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan usaha melalui program UMK Academy Pertamina.

Bagi Arti, pembinaan tersebut bukan sekadar dukungan terhadap pemasaran produk. Berbagai materi yang diperoleh membantunya memahami bagaimana mengembangkan bisnis agar lebih modern, digital, hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Bacaan Lainnya

Ia pun berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut, terutama dalam membuka akses promosi bagi produk UMK Batam.

Arti memiliki satu harapan yang ingin diwujudkan: adanya ruang promosi atau galeri Pertamina di Batam yang dapat menjadi tempat bagi UMK binaan memperkenalkan produk mereka.

“Kalau tidak ada galeri, saya berharap ada rumah BUMN Pertamina di Batam. Karena kita bisa promosi untuk pasar Singapura dan Malaysia,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Batik Tenun Arios merupakan salah satu UMK potensial yang mengikuti program UMK Academy sejak 2024.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina mendorong pelaku UMK agar memiliki kapasitas bisnis yang lebih kuat dan mampu berkembang ke pasar yang lebih luas.

“UMK yang unggulan dan mempunyai spesifikasi atau kriteria bisnis yang mumpuni berhak mengikuti seleksi. Prosesnya juga dikurasi oleh para ahli di bidang bisnis,” kata Fahrougi saat ditemui di lokasi.

Arios, lanjut dia, berhasil masuk dalam 20 besar nasional dan mendapatkan berbagai materi pengembangan usaha, antara lain terkait konsep Go Modern, Go Global, Go Online dan Go Digital.

Pos terkait