Aspek tersebut dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan UMKM dalam meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Dari sisi ekonomi, penguatan kapasitas UMKM juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat. Produk lokal yang semakin kompetitif berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok pariwisata, baik melalui hotel, restoran, destinasi wisata maupun berbagai kanal pemasaran digital.
Kolaborasi dengan institusi pendidikan dari Singapura juga membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagi pelaku usaha lokal, terutama dalam memahami karakter pasar serta standar pelayanan wisatawan mancanegara.
ASPPI Bintan Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terbentuknya ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang inovatif, tangguh dan memiliki daya saing global.
Melalui kolaborasi semacam ini, UMKM lokal diharapkan tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi dari arus wisatawan dan konektivitas bisnis kawasan.
“Bisa, bisa, bisaaaaa!” menjadi semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut sebagai dorongan bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.(***)
