Menanggapi hal itu, Amsakar menyatakan pemerintah terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjutinya secara bertahap sesuai skala prioritas.
“Terkait pembangunan SMK di Tanjung Buntung, silakan tokoh masyarakat berkoordinasi langsung dengan Pemko Batam agar dapat dibahas lebih lanjut,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di Batam.
Ia menyadari, dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1,3 juta jiwa, tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara instan. Karena itu, diperlukan sinergi semua pihak agar pembangunan dapat berjalan optimal.
“Tidak mungkin dalam waktu singkat semua persoalan selesai. Namun, jika kita bergerak bersama, yang berat akan menjadi ringan dan yang sulit akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat pasca-Idulfitri, sekaligus memperkuat komunikasi dalam mendukung pembangunan Kota Batam. (***)
