Anugerah Kehumasan 2025, Bawaslu Kepri Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik

“Penghargaan hanyalah nilai. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas kerja. Kepercayaan publik dibangun dari keterbukaan informasi, responsivitas, dan ketepatan menyampaikan pesan pengawasan,” tegasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan nominasi dan penganugerahan berbagai kategori penilaian, meliputi kinerja kehumasan, inovasi pencegahan, serta upaya peningkatan partisipasi masyarakat oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepri.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kepri Maryamah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong semangat inovasi, kolaborasi, dan peningkatan kualitas program pencegahan serta kehumasan di daerah.

Bacaan Lainnya

“Penganugerahan ini bukan hanya capaian satu divisi, melainkan bentuk apresiasi atas kerja kolektif seluruh jajaran yang telah membuahkan hasil positif dalam kerja-kerja pencegahan dan kehumasan,” jelasnya.

Maryamah menambahkan, penguatan kehumasan harus selaras dengan kebijakan Bawaslu RI serta diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dan pelibatan aktif masyarakat.

“Masa non-tahapan merupakan momentum strategis untuk membangun kesadaran publik, memperluas jejaring, dan menyiapkan fondasi pengawasan yang lebih kuat ke depan. Capaian ini mudah diraih, tetapi sulit dipertahankan, sehingga dibutuhkan konsistensi dan program yang terukur,” imbuhnya.

Melalui Anugerah Kehumasan dan Apresiasi Pencegahan Partisipasi Masyarakat 2025, Bawaslu Kepri menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat peran kehumasan sebagai garda terdepan komunikasi publik, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran. (***)

Pos terkait