Lebih lanjut, Amsakar mengingatkan kembali visi besar Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang tertuang dalam Peraturan Daerah. Menurutnya, visi tersebut mengandung pesan moral bagi seluruh warga.
“Bandar Dunia Madani bermakna warganya taat hukum, santun, saling menghormati, dan mengasihi. Nilai toleransi ini harus terus kita tumbuhkan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan refleksi singkat atas capaian pembangunan Kota Batam dalam 10 bulan terakhir di masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia bersyukur karena Batam mampu mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif.
“Selama 10 bulan saya bersama Ibu Wakil menjabat, Alhamdulillah sudah banyak capaian yang diraih. Setidaknya, pertumbuhan ekonomi Batam berada pada jalur yang sangat baik,” ujarnya.
Perayaan Natal Oikumene ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Kota Batam, sekaligus menyongsong tahun baru dengan penuh harapan. (***)
