Amsakar Achmad Serap Aspirasi Warga Sungai Beduk, Bahas Air Bersih hingga Jalan

Amsakar Paparkan Capaian Program Prioritas Pemko Batam

Selain menyerap aspirasi, Amsakar memaparkan capaian program pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Berbagai program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Di bidang pendidikan, Pemko Batam telah menyalurkan 105.670 paket seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta selama dua tahun anggaran. Pemerintah juga mengalokasikan beasiswa bagi 48 mahasiswa asal Batam yang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi negeri.

Pada sektor kesehatan, Pemko Batam mencatat capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen. Capaian tersebut memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan melalui program jaminan kesehatan, termasuk pemanfaatan KTP sesuai ketentuan kepesertaan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Jika sebelumnya konsentrasi kita lebih banyak pada pembangunan infrastruktur, sekarang kita juga bertransformasi pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Saya yakin, jika ingin melihat Batam hebat pada masa depan, kita harus mencetak dan menyiapkan SDM-nya sejak hari ini,” tutur Amsakar.

Di bidang perlindungan sosial, pemerintah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 7.000 nelayan dan pekerja rentan. Bantuan bagi 4.000 lansia juga ditingkatkan menjadi Rp400.000 per bulan.

Sementara itu, pemberdayaan UMKM direalisasikan melalui penyaluran bantuan permodalan senilai Rp1,3 miliar kepada 1.500 pemohon.

Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas kesempatan kerja, Pemko Batam menyelenggarakan pelatihan vokasi bagi 4.433 peserta. Pemerintah juga menjalin kesepakatan dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang memuat ketentuan kuota minimal 20 persen tenaga kerja lokal di 30 perusahaan mitra.

Amsakar menyebut berbagai upaya tersebut berjalan seiring dengan perbaikan indikator pembangunan. Angka kemiskinan di Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

“Pertumbuhan ekonomi kita pada semester pertama mencapai 7,28 persen. Ini merupakan pertumbuhan terbesar dalam lima tahun terakhir. Indeks Pembangunan Manusia kita juga berada pada angka 83,8 dengan kategori sangat tinggi, yang turut mengantarkan Kepulauan Riau menjadi provinsi dengan IPM terbaik ketiga di Indonesia,” jelasnya.

Mengakhiri pertemuan, Amsakar mengajak masyarakat Sungai Beduk menjaga kebersamaan dan menyikapi informasi di media sosial secara bijak. Ia mengingatkan warga untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas sumbernya.

Amsakar menegaskan, capaian pembangunan dan berbagai penghargaan yang diraih Batam merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat.

“Pencapaian dan berbagai penghargaan yang diraih Kota Batam bukan milik pribadi Amsakar atau Li Claudia, melainkan hasil kerja keras seluruh warga Batam. Kami memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan, keteguhan hati untuk tetap berada di jalur yang benar, serta kemampuan menuntaskan seluruh janji program pembangunan demi kemajuan Kota Batam,” tutupnya.

Pos terkait