Air Terjun Resun Lingga, Surga Tersembunyi yang Tak Pernah Kering di Kaki Gunung Sepincan

IDNNEWS.CO.ID, LINGGA – Di balik rimbunnya hutan tropis Pulau Lingga, suara gemuruh air seolah menjadi penuntun alami menuju sebuah keajaiban yang masih terjaga. Air Terjun Resun yang merupakan permata tersembunyi di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menawarkan pengalaman wisata yang bukan sekadar memanjakan mata, tetapi juga menyegarkan jiwa.

Lazuardi, seorang pemandu wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, dengan penuh antusias menggambarkan keindahan kawasan ini.

Menurutnya, Air Terjun Resun bukan hanya soal air yang jatuh dari ketinggian, tetapi tentang keseluruhan ekosistem alami yang masih terjaga keasriannya.

Bacaan Lainnya

“Selain menikmati air terjun, kita juga melihat hutan yang masih sangat alami. Tanamannya seperti kayu kapur dan lainnya masih tumbuh alami. Pengunjung juga bisa berenang, mandi, hingga berswafoto,” ujarnya pada Senin (10/8/2026) siang.

Keunikan Air Terjun Resun terletak pada debit airnya yang relatif stabil sepanjang tahun. Bahkan saat musim kemarau, alirannya hanya sedikit menyusut tanpa pernah benar-benar kering.

“Ini bukan air yang sekadar meleleh. Ini benar-benar air terjun. Sumbernya dari aliran di hulu yang mengarah ke Gunung Sepincan,” jelas Lazuardi.

Gunung Sepincan sendiri dikenal di kalangan pecinta alam sebagai destinasi pendakian yang menantang, dengan ketinggian mendekati satu kilometer. Di kawasan puncaknya, terdapat objek menarik bernama Bukit Permata yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki.

Sementara itu, Air Terjun Resun memiliki struktur bertingkat yang menjadi ciri khasnya. Masyarakat setempat mengenalnya sebagai air terjun tujuh tingkat, meski ada juga yang menyebut lima tingkat.

Untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 hingga 30 menit menembus jalur alami.

Tingkat terbawah, yang paling mudah diakses, menyuguhkan kolam alami dengan kedalaman mencapai dua hingga tiga meter. Di sinilah wisatawan biasanya menikmati kesegaran air, berenang, atau sekadar bersantai di tengah suasana hutan yang sunyi dan menenangkan.

Air Terjun Resun bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga cerminan kekayaan alam Lingga yang masih terjaga. Di tengah geliat pariwisata modern, tempat ini tetap menawarkan keaslian—sebuah pengalaman yang semakin langka di era sekarang.

Bagi para pencinta alam, petualangan, dan ketenangan, Air Terjun Resun adalah jawabannya. Sebuah destinasi yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan cerita tentang harmoni antara manusia dan alam. (Iman Suryanto)

Pos terkait