Pasar Modal Indonesia Rebound, Buyback Emiten dan Investor Lokal Ikut Menopang

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memperkuat integritas pasar modal nasional melalui reformasi transparansi, peningkatan likuiditas, penegakan hukum, dan sinergi antarlembaga.

Langkah ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika pasar keuangan global serta perhatian terhadap posisi Indonesia dalam klasifikasi pasar internasional.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi menilai, penguatan integritas pasar modal perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas fundamental perusahaan tercatat, keterbukaan informasi, serta perlindungan investor.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BEI: Investor Saham di Kepri Bertambah 99 Ribu, BEI Dorong Literasi Pasar Modal

“Reformasi integritas pasar modal menjadi langkah penting untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Penguatan transparansi, likuiditas, dan penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas keterbukaan informasi agar pasar semakin kredibel dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Sejak Januari 2026, otoritas pasar modal memberlakukan sejumlah langkah reformasi yang diarahkan untuk memperbaiki kualitas perdagangan, meningkatkan transparansi, dan memastikan penegakan aturan berjalan secara konsisten.

Menurutnya, pembenahan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pasar modal yang sehat sekaligus memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan perekonomian nasional.

BACA JUGA:  ASPPI DPD Kepri Dorong Lingga Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Kepulauan Riau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *